Senin, 04 Januari 2016

Mengapa Memilih Open Source?



Saat ini banyak sekali orang menggunakan perangkat TIK, tetapi ada satu hal yang cukup mengganggu, yakni sebagian besar aplikasi yang dipakai umumnya ilegal, alias "bajakan". Kenyataan ini tidak dapat dihindari dengan alasan bahwa mereka tidak mampu membeli aplikasi legal dengan harga yang mahal. Untuk menghapus kebiasaan buruk tersebut, sudah banyak yang mengkampanyekan open source sebagai solusi dari berbagai tindak pembajakan aplikasi.
Menurut istilah, Open Source adalah program komputer (Software) yang tersedia kode sumbernya dalam file program atau dalam file terpisah. Aplikasi open source adalah program komputer yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna dalam menjalankan program tersebut untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program tersebut, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pembuat sebelumnya.
Sehingga jika para pembuat aplikasi dapat mempelajari, mendistribusikan ulang, dan mengubah perangkat lunak tersebut, maka perangkat lunak itu akan berkembang. Inilah yang disebut masyarakat mengembangkannya, mengaplikasikannya, dan memperbaiki kelemahannya. Dari kita, oleh kita dan untuk kita bersama.
Lantas apa pentingnya kita menggunakan aplikasi open source?
Bagi pengguna open source banyak sekali kelebihan yang bisa kita ambil. Pertama, dengan menggunakan open source kita dapat mengurangi total biaya kepemilikan atau TCO (Total Cost of Ownership) lebih rendah daripada TCO produk proprietary. Total biaya kepemilikan itu mencakup biaya pengadaan (termasuk jika ada biaya lisensi), biaya pemasangan, biaya perawatan atau maintenance (termasuk biaya update atau upgrade), biaya pelatihan, dan lain-lain.
Kedua, dengan menggunakan open source kita juga bisa mendapatkan keamanan (security) lebih baik. Seperti yang kita tahu bahwa kode sumber aplikasi open source sudah terdapat di internet, jadi kita dapat mengetahui semua kode kodenya, jadi tidak ada kode kode rahasia yang bisa membuat komputer kita tidak aman dan contoh yang lainnya kita dapat menggunakan fitur hak akses pada linux, kita dapat mengatur hak akses pada file file atau dokumen dokumen yang kita inginkan, contohnya kita bisa memberikan hak akses read, write, dan execute hanya pada user kita saja, sedangkan untuk yang lain bisa kita batasi hak aksesnya.
Ketiga, yakni standar terbuka dan tidak bergantung vendor, yaitu dengan memberikan fleksibilitas dan kebebasan kepada pengguna, baik individu, perusahaan, atau pemerintahan. Pengguna dapat berganti paket software, berganti platform, atau vendor yang berbeda, tanpa menimbulkan masalah. Standar proprietary yang biasanya bersifat rahasia mengunci pengguna untuk menggunakan software hanya dari sebuah vendor.
Selanjutnya keempat, kita dapat mengurangi ketergantungan impor, dengan kita mengurangi produk produk impor dari luar negeri, sehingga kita dapat membuat berbagai aplikasi dari negeri kita sendiri sehingga dapat menghemat devisa negara.
Dan terakhir, open source dikenal dengan ketersediaan dan kestabilannya (tidak mudah hang atau minta restart). Ada banyak cerita anekdot, bahwa server open source bekerja baik bertahun-tahun tanpa minta perawatan khusus. Terdapat beberapa studi yang terkait hal itu yakni pada 1999, Zdnet menjalankan pengujian reliabilitas selama 10 bulan antara Red Hat Linux, Caldera Open Linux, dan Microsoft Windows NT Server 4 SP3. Ketiga server menggunakan perangkat keras yang identik dengan memberikan layanan atau fungsi print server, web server, dan file server. Hasilnya, server NT hang atau crash setiap 6 minggu, tapi tidak ada satu pun server Linux yang hang atau crash selama 10 bulan pengujian.
Lalu uji beban dengan pengujian secara acak telah dilakukan terhadap tujuh sistem komersial dan sistem GNU/Linux pada 1995. Hasilnya, sistem komersial memiliki kegagalan rata-rata sebesar 23%, sedangkan sistem Linux hanya 9%. Utilitas GNU (perangkat lunak yang dihasilkan projek GNU) gagal hanya 6%. Beberapa tahun kemudian, studi lanjutan menemukan bahwa kegagalan yang terjadi dalam sistem FOSS dapat teratasi, namun tidak demikian dengan perangkat lunak proprietary karena tidak bisa menyentuh kode sumber-nya. Created by Muhammad Abdul Karim
Sumber: Rusmanto, Diktat Kuliah Pengantar Open Source dan Aplikasi, STT NF, 2014.

Go.spaceshipads.com adalah VIRUS



Go.spaceshipads.com adalah redirect virus yang muncul terus-menerus untuk membuat pengaruh besar pada kegiatan browsing. Ketika pengguna sedang membuka halaman web, saat itu juga browser akan berpindah alamat ke go.spaceshipads.com secara tiba-tiba. Menurut penelitian, browser yang paling umum terganggu oleh go.spaceshipads.com yaitu Google Chrome, Mozilla Firefox dan Internet Explorer.
Ketika mengunduh, go.spaceshipads.com akan melampirkan ke web browsernya, menambahkan ekstensi untuk menulis ulang pengaturan default agar muncul secara otomatis. Biasanya, pengguna akan diarahkan ke situs berbahaya yang telah dimasuki dengan kode berbahaya. Untuk satu kali link, komputer bisa mengunduh banyak virus, go.spaceshipads.com adalah platform adware untuk mempromosikan iklan. Tidak hanya akan memperlambat kecepatan internet, tetapi juga membangkitkan risiko untuk komputer mendapatkan infeksi ganas. Lebih buruk lagi, go.spaceshipads.com bahkan dapat mengelola kebiasaan online pengguna dan mengumpulkan informasi sensitif terhadap orang-orang jahat. Sangat disarankan untuk menghapus go.spaceshipads.com segera sebelum masalah berat dibuat kembali.
Apa yang akan go.spaceshipads.com lakukan pada komputer
1. go.spaceshipads.com dianggap sebagai malware. Terpasang sendiri pada komputer pengguna tanpa mencari persetujuan
2. go.spaceshipads.com membajak browser web pengguna, menambahkan situs berbahaya untuk bookmark secara otomatis
3. go.spaceshipads.com membuat sistem berjalan lambat
4. go.spaceshipads.com dapat mencuri privasi komputer pengguna
5. go.spaceshipads.com menolak untuk terhapus sendiri dan software antivirus tidak bisa mengatasinya.
Bagaimana melindungi sistem komputer dan menghindari terinfeksi oleh go.spaceshipads.com lagi?
1. Menginstal perangkat lunak antivirus yang dapat dipercaya dan berkualitas.
Untuk menghindari virus menginfeksi PC, user harus menginstal software antivirus profesional pada PC. Selalu ingat untuk memperbarui database antivirus sehingga dapat melindungi lebih luas terhadap ancaman yang dibuat setiap hari.
2. Install real-time anti-spyware software/antimalware.
Untuk benar-benar memblokir semua ancaman komputer, tidak hanya cukup bergantung pada program antivirus tunggal, kita harus melengkapi PC kita dengan antispyware untuk menghindari adware dan spyware yang dapat melewati deteksi antivirus. Kami sangat menyarankan setiap pengguna PC menginstal antispyware besar seperti Malwarebytes atau SpyHunter yang dapat memberikan perlindungan secara keseluruhan untuk mesin Windows.
3. Jangan klik link atau lampiran dari email spam.
Menurut penelitian, sebagian besar virus atau spyware dan adware yang tertanam pada email spam dan dapat menyusup ke komputer pengguna 'segera setelah mereka mengklik link berbahaya atau file lampiran. Bila Anda menerima email dari orang yang tidak dikenal, tidak pernah klik apapun di dalamnya. Meskipun ketika mendapatkan email dari teman atau keluarga, maka perlu memindai email pertama sebelum membuka lampirannya.
4. Jangan mengunjungi situs yang berpotensi berbahaya seperti situs porno atau situs judi
Pembuat virus selalu lebih memilih untuk memasukkan kode berbahaya pada porno atau perjudian website untuk menyebarkan Trojan Horse, Spyware dan infeksi ransomware. Mengklik link di situs berbahaya seperti dapat menyebabkan infiltrasi berbagai ancaman, terutama ransomware yang mengenkripsi file pengguna dan mengunci sistem mereka atau browser, di mana mereka dapat memaksa pengguna untuk membayar uang tebusan. Kita harus menghindari mengunjungi semacam situs berisiko tinggi.
5. Jadilah orang pintar saat mengunduh atau memasang perangkat lunak bebas.
Perangkat lunak bebas adalah cara utama yang spyware dan adware gunakan untuk menginfeksi komputer. Kita dapat mengatakan bahwa hampir semua perangkat lunak bebas yang dibundel dengan program yang mungkin tidak diinginkan atau adware. Oleh karena itu, ketika kita menginstal program tersebut, kita harus berhati-hati untuk menghapus semua pilihan yang tidak diinginkan yang dapat merisa ngubah pengaturan browser kita atau menambah program yang tidak diinginkan ke PC kita. Created by Risa Adiana

Matematika Dasar Sedekah


MATEMATIKA dasar ga cuman ada di pelajaran SD, SMP, SMA atau bahkan kuliah sekalipun. Dalam sedekah juga ada matematika dasarnya. Hebat kan Allah ini. He… he… he
Apa yang kita lihat dari matematika di bawah ini?
10 – 1 = 19
Pertambahan ya? Bukan pengurangan?
Kenapa matematikanya begitu?
Matematika pengurangan dari mana?
Kok ketika dikurangi hasilnya malah lebih besar?
Kenapa bukan 10 – 1= 9?
Inilah kiranya matematika sedekah. Di mana ketika kita memberi dari apa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih banyak lagi. Matematika sedekah di atas adalah matematika sederhana yang diambil dari QS. Al-An’aam ayat 160 ketika Allah menjanjikan balasan 10 kali lipat bagi mereka yang mau berbuat baik.
مَن جَآءَ بِٱلْحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشْرُ أَمْثَالِهَا ۖ وَمَن جَآءَ بِٱلسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَىٰٓ إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
“Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).”  (QS: Al-An’am Ayat: 160)
Jadi, ketika kita punya 10, lalu kita sedekahkan 1 di antara yang sepuluh itu, maka hasil akhirnya bukan 9, melainkan 19. Sebab yang satu yang keluarkan dikembalikan Allah sepuluh kali lipat.
Hasil akhir atau jumlah akhir bagi mereka yang mau bersedekah tentu akan lebih banyak lagi, tergantung kehendak Allah. Sebab Allah juga menjanjikan balasan berkali-kali lipat lebih sekadar sepuluh kali lipat.
Tinggalah kita yang kemudian membuka mata, bahwa pengembalian Allah itu apa bentuknya. Bukalah mata hati dan kembangkan ke-husnudzdzan atau positif thinking kepada Allah, bahwa Allah pasti membalas dengan balasan yang pas buat kita. []
Sumber: The Miracle of Giving/Karya: Ust. Yusuf Mansur/Penerbit: PT. Bestari Buana Murni

Pakai Hijab, Hidup Sehat


HIJAB adalah penghalang. Kain ini digunakan bagi seorang muslimah untuk menutupi auratnya. Sehingga, orang lain terhalang untuk melihat kecantikan dirinya. Dan hal ini merupakan salah satu yang diwajibkan oleh Allah SWT. Oleh sebab itu, sebagai perempuan muslim kita harus mau dan mampu untuk menutupi aurat diri dengan menggunakan hijab.
Nah ternyata penggunaan hijab juga ada manfaatnya. Selain untun mencegah dari gangguan lelaki hidung belang juga bermanfaat bagi kesehatannya. Kok bisa?
Menurut data epidemiologi, perempuan cenderung lebih besar risikonya dibanding pria untuk terkena kanker kulit, seperti squamous cell carcinoma. Faktor penyebab utama adalah terlalu sering terkena sinar matahari yang banyak mengandung sinar UV. Jadi, dalam hal ini, hijab digunakan sebagai tabir surya.
Memakai hijab secara tidak langsung dapat mencegah terjadinya penyakitsolar urticaria (gatal-gatal karena sinar matahari), solar keratosis(peradangan kulit luar karena sinar matahari), sunburn (luka terbakar karena sinar matahari) dan melanoma (pertumbuhan sel ganas pada lapisan kulit luar dan dibawahnya secara tak terkendali.
Jadi, masihkah enggan untuk menggunakan hijab?
Referensi: Tau Gak Sih Islam Itu Sehat?/Karya: Dr. Faza Khilwan Amna, MMR dan Dr. Hendri Okarisman/Penerbit: Aqwamedika

Grand Closing BEM STT NF 2015, “Glow In The Dark”


Hampir satu tahun, BEM STT NF 2015 mewarnai kampus STT NF dengan inovasi-inovasi cemerlangnya. Bisa dibilang telah banyak program kerja yang sukses dilaksanakan oleh BEM STT NF. Ada banyak suka duka dalam setiap kegiatan yang diadakan, ada pro dan kontra atas kebijakan yang dibuat, serta ada kritik dan saran atas apa yang dilakukan.
Di penghujung masa kepengurusan, BEM STT NF 2015 sukses melaksanakan Grand Closing yang dilaksanakan Rabu (23/15) di Auditorium Kampus B STT NF dengan tema "Glow In The Dark".Acara ini dilakukan sebagai ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada BEM STT NF dalam menciptakan inovasi untuk seluruh elemen kampus STT NF.
Acara dimulai pukul 16.00 yang langsung dibuka dengan penampilan beatbox dari Faizun (SI-2015), dilanjutkan dengan tarian yang dibawakan oleh Rizky Yudo (TI-2012). Acara dilanjutkan dengan sambutan dari PresMa BEM STT NF 2015, Rizky Yudo yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengurus BEM atas partisipasi dan kontribusinya mewujudkan visi dan misi untuk bersama sama membangun STT NF dan ilngkungan. Ia juga mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh mahasiswa STT NF yang senantiasa memberikan dukungan hingga saat ini. Acara dilanjutkan dengan pemutaran video "Closing BEM STT NF 2015".
Inti acara, penampilan dari para pengurus BEM STT NF, yang dimulai dari Hamdani dan Khusnul. Dilanjutkan oleh duet Isnan dan Khazana. Kemudian ramah tamah yang diselingi dengan penampilan bebas dari mahasiswa. Acara dilanjutkan dengan battle stand up commedy dari Rizky Yudo, Hamdani serta dua orang calon PresMa BEM STT NF 2016, Berry Susanto dan Perdiansyah Ramadan.
Sebelum acara ditutup, BEM STT NF memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus dengan memberikan penghargaan kepada beberapa pengurus terbaik yakni, Laely Nur Khasanah sebagai pengurus terbaik periode Agustus-September, Umul Siddiqoh pengurus terbaik periode Oktober-November. Pengurus terbaik BEM STT NF 2015 adalah Perdiansyah Ramadan (Kepala Biro Humas) serta Kementrian ADKESMA (Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa) sebagai biro/kementrian terbaik. Acara ditutup dengan penyerahan secara simbolik plakat inovasi kepada kedua pasang calon PresMa dan WaPresMa periode 2016.
"Jika pertemuan adalah awal dari perpisahan, maka perpisahan adalah awal dari keindahan dalam pertemuan selanjutnya. Ketika sebuah pertemuan berawal kebaikan, maka akhirilah sebuah perpisahan dengan kenangan indah yang tak terlupakan," ujar PresMa BEM STT NF, Rizky Yudo Atmaja, sebelum menutup acara. created by Muhammad Abdul Karim

Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM STT NF



Setelah masa kampanye selesai, Selasa (29/12) panitia penyelenggara PEMIRA BEM STT NF melaksanakan debat pasangan calon PresMa dan WaPresMa. Tujuannya, membantu para mahasiswa aktif untuk memilih: siapakah dari dua pasangan calon yang pantas menjadi PresMa dan WaPresMa? Selain itu, mengetahui kesiapan para pasangan calon jika terpilih nanti sebagai PresMa dan WaPresMa BEM STT NF periode 2016.
Acara dihadiri sekitar 40 mahasiswa STT NF, dan mengundang tiga orang panelis, yakni Muhammad Agus (DPM STT NF), Risky Yudo (PresMa BEM STT NF 2015), dan Isdhama Miswardana, S.IP. (Staf Pembantu Ketua III STT NF). Meski ada salah satu pasangan calon yang tidak lengkap, yaitu calon PresMa dari pasangan nomer urut 2, Berry Susanto tidak dapat hadir karena sakit, tetapi acara debat tetap dilakukan.
Setelah acara dibuka, kedua pasang calon PresMa dan WaPresMa diberikan waktu lima menit untuk memaparkan visi dan misi mereka. Selanjutnya sesi pertama, pertanyaan seputar internal yang telah disiapkan oleh pihak panitia dan dipilih secara acak oleh kedua pasangan calon, yang harus dijawab satu persatu oleh masing masing calon. Ada beberapa pertanyaan yang menarik.
Pertama, mengenai sinergi antara "mahasiswa organisasi" dan "mahasiswa akademis" yang dijawab dengan baik oleh pasangan nomer urut 2. Begitu juga dengan pasangan nomer urut 1 yang menjawab dengan baik terhadap beberapa pertanyaan, terutama menghadapi mahasiswa yang apatis terhadap kegiatan-kegiatan yang diadakan kampus maupun BEM.
Sesi berikutnya adalah pertanyaan yang diberikan oleh masing-masing pasangan calon kepada rivalnya. Dimulai dari pertanyaan dari pasangan nomer urut 1 dengan pertanyaan, seputar bagaimana bisa kita dipercayai orang lain dengan kualitas yang kita punya dari diri kita. "Jika kita sudah berjuang memperlihatkan kualitas kita, saya percaya sekali apa yang kita lakukan sesuai dengan usaha kita. Jika setengah-setengah, maka hasilnya pun akan setengah. Tapi jika bersungguh-sungguh, akan menampakkan hasil terbaik. Man jadda wajada," jawab pasangan nomer urut 2.
Giliran pasangan nomer urut 2 yang memberikan pertanyaan mengenai masalah pengenalan terhadap pengurus BEM yang memiliki berbagai macam paham. Bagaimana mencegah berbagai paham yang tidak sesuai dengan syariat Islam? "Melihat bagaimana cara orang tersebut berinteraksi, dan untuk masalah cara mencegahnya dengan mengimbangi cara pemikiran yang lebih sesuai," jawab pasangan nomer urut 1.
Debat dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dari panelis yang dimulai dari M. Agus. Ia bertanya mengenai masalah kaderisasi. Lalu dilanjutkan dengan pertanyaan dari Pak Isdhama yang bertanya mengenai nilai NICE yang merupakan akronim dari Novelty, Integrity, Care, Excelenct. Terakhir, adalah pertanyaan dari Risky Yudo, mengenai unsur utama BEM: Politik, Pengabdian Masyarakat, Kesejahteraan Mahasiswa. Terakhir adalah pertanyaan dari penonton yang diwakili oleh Reza, menanyakan mengenai tanggapan para paslon mengenai kebijakan yang dikeluarkan kampus dan mereka berada di posisi mana.
Sebelum ditutup, panitia PEMIRA STT NF melakukan sosialisasi mengenai pencoblosan yang disampaikan oleh Dzaki selaku seksi acara panitia. Terakhir acara ditutup dengan closing statementdari masing-masing pasangan calon. (Muhammad Abdul Karim)

6 Startup Berpeluang Menaklukkan Asia Tenggara di tahun 2016


Sepertinya tahun 2015 masih menjadi tahun yang menakjubkan bagi startup di Asia Tenggara. Mengacu pada database milik Tech in Asia, jumlah keseluruhan pendanaan venture capital dari kuartal tiga tahun 2014 hingga periode yang sama pada tahun ini ada di angka $1,7 miliar (sekitar Rp 23 triliun), dua kali lipat lebih besar dari setahun sebelumnya.
Meskipun pendanaan di wilayah ini masih jauh dari apa yang didapatkan India, yang dapat menarik dana investasi startup sebesar $6,4 miliar (sekitar Rp 88,5 triliun), namun Asia Tenggara masih bisa optimis.
Di penghujung tahun 2015 ini, kita bisa mengintip apa yang akan terjadi pada tahun depan. Dalam artikel ini, kami melacak enam startup yang dapat memberi pengaruh besar di Asia Tenggara tahun 2016, termasuk tren baru yang mereka bawa.
Honestbee: Pertarungan filosofi
Startup asal Singapura, Honestbee, tampil sebagai layanan yang mengirimkan para pegawai mereka untuk membeli kebutuhan grosir kita. Honestbee adalah versi Asianya Instacart. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk memperoleh $15 juta (sekitar Rp 207,5 miliar) dari investor untuk ekspansi secara regional.
Ini memberi mereka waktu untuk membuktikan bahwa model bisnis mereka bisa berhasil. Dengan pendekatan yang sama, Honestbee dan Happyfresh asal Indonesia berada di posisi yang sama. Redmart-nya Singapura berada di posisi yang lain.
Honestbee percaya mereka dapat berkembang cepat dengan memanfaatkan infrastruktur supermarket yang sudah ada untuk mengirim barang kepada konsumen. Ini adalah model aset rendah yang membutuhkan modal eksternal lebih sedikit.
Redmart menentang pendekatan ini. Mereka merasa model bisnis Honestbee secara keseluruhan lebih tinggi. Bisa-bisa konsumen harus membayar lebih banyak. Redmart lebih memilih membangun infrastruktur dari nol. Biayanya meningkat cepat, tapi tertutupi lewat investasi yang mereka dapatkan.
Tahun 2016 akan menjadi tahun yang krusial bagi keduanya. Bagi Honestbee, mereka perlu meningkatkan volume pemesanan agar bisnis mereka bertahan. Mereka harus melakukannya tanpa membebankan biaya tambahan terhadap konsumen—atau setidaknya berharap mereka mendapat cukup keuntungan dari konsumen yang tidak keberatan membayar lebih.
Bagi Redmart, mereka perlu mendapatkan lebih banyak pendanaan, khususnya rencana mereka ekspansi ke Hongkong mungkin akan memerlukan investasi yang besar. Agar Redmart bisa menarik pendanaan, tantangan terberatnya adalah meyakinkan investor akan model bisnis yang belum terbukti kesuksesannya ini. Sebagai pertimbangan, sejauh ini Asia lebih condong terhadap e-commerce dengan aset rendah.
Seperti misalnya Lazada yang berkembang dari perusahaan dengan inventori sendiri menjadi sebuah marketplace. Lalu ada Alibaba, yang saat awal kemunculannya, menghubungkan satu bisnis dengan bisnis lainnya namun tidak bermain di logistik.
Redmart bergerak secara perlahan namun pasti, dan, sejauh yang kami tahu, tahun depan startup ini masih hanya tersedia di Singapura dang Hong Kong, meski telah berdiri sejak tahun 2012.
GO-JEK: Memberi perlawanan kepada GrabTaxi
GrabTaxi mungkin bisa dikatakan sebagai rajanya aplikasi booking taksi di Asia Tenggara, namun mereka tetap harus siaga dengan kompetitor yang ada.
GrabTaxi boleh menjadi pilihan teratas saat kita ingin memesan taksi, namun raksasa di bisnis yang sama, Uber, adalah pilihan yang tepat jika kita mencari privasi. Lalu, untuk urusan bus shuttle di Filipina, U-Hop adalah aplikasi on-demand paling utama.
Sedangkan di Indonesia ada GO-JEK, transportasi on-demand berbasis sepeda motor. Popularitas startup ini "meledak" pada tahun 2015. Meski GO-JEK menolak untuk membeberkan berapa jumlah rider mereka, sebuah sumber mengatakan kepada kami bahwa pertumbuhannya terbilang mengejutkan.
Helm bertuliskan GO-JEK kini bertebaran di jalanan macet Jakarta, dan startup ini berhasil menerima pendanaan dari venturecapital papan atas, Sequoia.
Tak diragukan lagi, GO-JEK memiliki target pada tahun 2016. Mereka sedang menghadapi kesulitan dan merasa semakin sulit memuaskan para ridernya. Mereka telah melakukan uji coba layanan pesan antar sebagai bagian dari fitur utama.
Itu selangkah di depan Uber yang hanya berkecimpung di bidang logistik sebagai strategi marketing saja. GO-JEK perlu melewati ujian ini untuk sampai di level tertinggi.
Belazee: Bisakah mereka menghadirkan keajaiban di Asia Tenggara?
Pada tahun 2015, Magic muncul dari akselarator startup ternama, Y Combinator, dengan pendanaan Sequoia senilai $40 juta (sekitar Rp 553,5 miliar).
Keunggulan utamanya? Mereka berfungsi sebagai kurir yang dapat dipesan lewat SMS untuk berbagai keperluan, entah itu berbelanja di Amazon atau memesan makanan di GrubHub. Katakan saja layanan apa yang kita inginkan, dan mereka akan menanyakan kita beberapa pertanyaan sebelum menerima pesanan.
Pada dasarnya, Magic mempermudah transaksi kita dengan layanan e-commerce yang sudah ada. Dan, dengan kenyamanan yang ditawarkan, mereka yakin konsumen mau mengeluarkan biaya ekstra.
Startup semacam ini menjamur di berbagai tempat. Di Asia Tenggara, Be Lazze (atau Be Malas dalam bahasa Malaysia) berada di garis depan setelah mendapatkan seed funding. Ada juga startup serupa seperti Djenee (dilafalkan "genie") dan YesBoss. Facebook juga ikut meramaikan persaingan dengan M, yang memadukan mesin dan manusia untuk memenuhi permintaan pengguna.
Kami tak tahu apakah model bisnis seperti ini akan berhasil di Asia—begitupun wilayah lain. Bahkan Magic sendiri belum dapat dikatakan berhasil. Pada tahun 2016, Be Lazee dan kawan-kawan harus membuktikan kalau mereka tidak sedang menuju jurang kegagalan.
Carousell: Ditantang dari segala penjuru
Carousell, startup favorit di Singapura saat ini, adalah perusahaan pertama yang bermain di model e-commerce mobile dari konsumen ke konsumen di Asia Tenggara. Carousell adalah salah satu aplikasi gaya hidup yang sedang tren di beberapa negara. Kami dengar, volume barang yang mereka jual mencapai ratusan juta.
Meski begitu, kejayaan mereka sedang dalam ancaman.
Facebook sedang berusaha mengubah layanan mereka lebih ke arah marketplace. Shopee, aplikasi milik Garena, perusahaan teknologi asal Asia Tenggara dengan sumber daya melimpah, termasuk di dalamnya. Selain jumlah unduhan aplikasi mereka fantastis, Shopee punya fitur yang tidak dimiliki Carousel: Pembayaran dalam aplikasi beserta layanan pesan antar.
Dan kami belum menyinggung Tokopedia, Bukalapak, Duriana, dan Trezo. Karena persaingan di bisnis ini semakin ramai, masing-masing harus memilih antara konsolidasi yang tak bisa dihindari atau gulung tikar.
Kami belum melihat bagaimana Carousell akan bereaksi terhadap kedatangan Shopee. Meskipun Carousell adalah yang pertama, mereka belum juga memperkenalkan fitur pembayaran atau logistik. Akankah mereka akan bernasib sama seperti Friendster? Ataukah mereka akan menjawab tantangan dengan percaya diri.
Ninja Van: Menghadapi para raksasa
Ninja Van melihat booming-nya e-commerce di Asia Tenggara sebagai peluang untuk menyediakan jasa antar satu hari. Startup ini menyatakan telah mengembangkan semacam algoritma untuk mempercepat pengiriman barang, menekan biaya, selain juga lebih dapat diandalkan.
Keunggulan utama Ninja Van adalah mereka mampu menangani permintaan antar barang yang tiba-tiba membludak. Ini dilakukan dengan memanfaatkan mobil-mobil milik perusahaan lain yang sedang tak digunakan. Baru-baru ini, Ninja Van ekspansi ke Indonesia. Di sini, keandalan layanan mereka akan diuji.
Ninja Van berkompetisi dengan sejumlah pemain lain di wilayah yang sama. Seperti Singpost yang keunggulannya terletak pada kerja sama mereka dengan raksasa e-commerce asal China, Alibaba, dan keahlian mereka mengirimkan barang lintas negara.
Sementara itu, Rocket Uncle juga ingin menguasai bisnis layanan pesan antar satu hari. Bahkan GO-JEK sedang berbenah untuk menjadi pemain di bidang logistik dengan mengandalkan para rider mereka. Anchanto, Courex, dan aCommerce juga membidik pasar yang sama.
Melihat e-commerce akan terus tumbuh di negara berkembang, semua startup ini memiliki kesempatan yang sama untuk bertahan. Namun, mengingat ini adalah permainan volume, ada kemungkinan terjadinya merger.
Iflix: Venture besar milik Patrick Grove?
Patrick Grove mungkin baru saja ditasbihkan menjadi pebisnis internet paling sukses di Asia Tenggara dengan exit terbarunya, iProperty, yang dihargai senilai $534 juta (atau sekitar Rp7,3 triliun). .
Jadi apa rencana Patrick selanjutnya? Lewat situs online streaming iFlix, ia ingin menggulingkan industri TV dan TV kabel di Asia.

Sayangnya, pemilihan waktu untuk terjun di ranah ini tampaknya kurang tepat.
Netflix akan masuk ke Asia. Mereka menghadirkan sekumpulan konten produksi sendiri yang sangat menarik. Belum lagi operator telekomunikasi terbesar di Singapura, SingTel, telah meluncurkan Hooq. HGO Go juga sudah masuk ke Singapura dengan menggandeng perusahaan TV kabel StarHub.
Ditambah lagi, sistem berlangganan konten di pasar berkembang tergolong sukses karena konsumen rela membayar. Ini merupakan ranah yang sangat dikuasai oleh Netflix. Sehingga rencana mereka ekspansi ke Asia bagai gayung bersambut. Netflix sudah diluncurkan di Jepang dan akan memulai debutnya di Singapura, Korea, Hong Kong, serta Taiwan pada tahun 2016.
Pasar di negara berkembang sudah dalam genggaman, namun Netflix belum menunjukkan strategi apa yang akan mereka terapkan. Mengingat rendahnya daya beli konsumen dan enggannya mereka mengeluarkan uang untuk menikmati konten, Netflix mungkin perlu menurunkan skema harganya.
iFlix dan Hooq yang hadir duluan di Asia menawarkan biaya langganan $3 (sekitar Rp 41 ribu) per bulan, jauh lebih rendah dari paket paling murah Netflix yang berada di angka $7,99 (Rp 109 ribu).
Tak seperti Netflix, iFlix dan Hooq memperbolehkan pelanggan untuk mengunduh video agar bisa ditonton offline. Juru bicara iFlix mengatakan kepada Tech in Asia bahwa ini merupakan fitur penting di negara-negara dengan akses internet lambat dan tak stabil.
"Pengguna tak perlu koneksi internet untuk menikmati tontonan di iFlix. Ini membuka peluang bertambahnya pelanggan serta menyingkirkan keharusan memiliki akses internet berkecepatan tinggi. Pengguna dapat mengunduh saat koneksi sedang bagus, dan menontonnya secara offline saat koneksi sedang lambat. Ini juga menjamin pengalaman menonton yang sempurna bagi pelanggan," tambahnya. (Adnan Ghifari)
Sumber: Terence Lee, https://id.techinasia.com