Kamis, 09 Maret 2017

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Ketika Charge HP!


  Charge adalah moment dimana mungkin kamu tidak bisa leluasa menggunakan hp atau smartphone kamu karena sedang diisi baterainya. JalanTikus pernah membagikan cara charge hp yang benar dan juga cara cepat charger hp. Pasti ada dong dari kamu yang sering asal nge-charge hp seakan nggak peduli padahal smartphone itu mahal loh. Ya murahnya juga tetep ratusan ribu kan? Nah, jadi simak deh hal-hal yang terlarang saat charge hp.

4 Hal Terlarang Saat Charge HP

1. Jangan tunggu hingga 0%

  Setiap baterai memiliki batasan charge cycle atau maksimal berapa kali charge hingga performanya menurun. Jika kamu menggunakan smartphone kamu hingga baterainya 0% maka kemungkinan akan menurunkan performanya.

  Pada sebuah tes didapatkan bahwa rata-rata charge cycle sebuah baterai sekitar 1000 hingga 2500 dalam keadaan setiap kali charge maksimal baterai tersisa 25%. Tetapi ketika sisa baterai 0% maka charge cycle hanya sekitar 300 - 500 saja. Jadi sebaiknya ketika sudah 30% langsung charge baterai hp kamu.

2. Jangan charge semalaman


  Biasanya orang main hp hingga larut malam, lalu tidur sambil charge hp-nya sehingga ketika bangun pagi maka bisa digunakan kembali. Dengan melakukan charge semalaman maka baterai bisa kelebihan kapasitas dan bahkan beberapa kejadian bisa menimbulkan panas dan ledakan.

3. Jangan charge HP menggunakan charger bajakan

  Menggunakan charger bajakan tidak dapat menjamin baterai dan hp aman. Selain kualitas yang masih dipertanyakan, hasil output dari charger bajakan juga biasanya tidak sesuai dengan apa yang tertulis di depannya. Misalnya tertulis output 2A tetapi aslinya bisa dibawah 2A.

4. Jangan charge di atas kasur atau tempat empuk

  Sambil menunggu charge, hp ditaruh dikasur atau kursi yang empuk sebenarnya berdampak buruk. Panas yang dihasilkan ketika sedang mengisi baterai akan semakin bertambah ketika berada di tempat yang empuk. Sebaiknya charge di tempat yang keras seperti meja atau lantai.
Semoga bermanfaat yaa kawan:)

Sumber : https://jalantikus.com/tips/4-hal-terlarang-saat-charge-hp/


 

Awas Mata Rusak! Gunakan Fitur Ini Pada Smartphone Kamu

  Semakin banyak pengguna smartphone yang mengalami masalah dengan ketegangan mata karena jumlah waktu mereka dihabiskan di depan layar. Modus pelindung mata, seperti yang disematkan Huawei, adalah cara yang efektif untuk mengurangi cahaya biru yang memiliki dampak negative bagi mata.
Dipopulerkan oleh iOS 9.3, sekarang fungsi dari Night mode tersedia di banyak Smartphone. Fungsi ini memungkinkan menerapkan filter ke layar demi meminimalkan ketegangan mata juga mengurangi cahaya biru yang dipancarkan oleh layar smartphone. Nah, pada artikel ini, Jaka akan memberi tahu kamu bagaimana mengaktifkan fungsi night mode Android.

Ini Cara Gunakan Fitur Night Mode Pada Smartphone.

1. Smartphone Tertentu yang di Bawah Nougat

 
Menyadari pentingnya Night Mode Android, Google mengintegrasikan Pixel mereka ke Android Nougat. Untuk mengaktifkannya mudah, cukup ke Settings > Display > Night Light. Kamu juga bisa mengonfigurasinya sehingga Night Mode akan mati secara otomatis pada waktu tertentu.

2. Secara Default Pada Beberapa Model Lainnya


  Setelah update Nougat, sejumlah produsen memperkenalkan Night Mode pada beberapa model mereka. Ini dilakukan pada brand seperti Honor, Asus, Huawei, dan Samsung. Umumnya, semua yang perlu kamu lakukan hanyalah pergi ke Pengaturan untuk mengaktifkannya.

3. Fitur Night Mode Dengan Aplikasi di Play Store


  Nah, itu dia cara menggunakan fitur Night Mode pada Android demi menjaga mata kamu tetap sehat walau sering menatap layar Smartphone. Meski begitu, yang namanya istirahat juga perlu dilakukan agar fungsi mata kamu tetap dalam kondisi prima ya, guys. Jangan pernah paksakan matamu kalau memang sudah terasa lelah.
Semoga bermanfaat yaa kawan:)

Sumber : https://jalantikus.com/tips/cara-pakai-fitur-night-mode-pada-smartphone/


Selasa, 28 Februari 2017

Ngerasa Panggilanmu Disadap? Cek dengan Kode Rahasia Smartphone Ini!


  Beberapa waktu lalu, ramai dibicarakan mengenai dugaan kasus penyadapan handphone mantan presiden SBY. Kejadian ini tentu membuat kamu bertanya-tanya, memang segampang apa sih cara menyadap handphone itu?

  Di era smartphone, menyadap smartphone orang lain bukanlah perkara sulit dengan beragam software penyadap handphone yang ada. Apa kamu takut jika panggilanmu disadap? Jika iya, yuk dicek!

Cara Mengetahui Jika Panggilanmu Disadap


 Nggak perlu izin khusus ini. Itu untuk mengetahui apakah panggilanmu disadap atau tidak. Langsung dari handphone, kamu bisa mengetahui tanda-tanda penyadapan dan menghentikannya dengan kode berikut :

1. Kode Ngecek Penyadap: *#21

Kode rahasia handphone ini berguna untuk mengetahui apakah ada pengalihan panggilan aktif atau tidak di smartphone-mu. Jika kamu tidak merasa mengaktifkan pengalihan panggilan tapi layanan ini aktif, maka bisa dipastikan ada pihak yang sedang menyadapmu.


 Pada handphone kamu coba ketik *#21#, lalu tekan tombol Call. Maka akan muncul keterangan apakah layanan pengalihan panggilan smartphone-mu aktif atau tidak. Mudah banget kan?

2. Kode Menghentikan Penyadap: ##002

Nggak cuma bisa mengetahui status pengalihan panggilan, kamu juga bisa membatalkan pengalihan panggilan di smartphone-mu. Dengan begitu, maka penyadap tidak akan bisa lagi mengetahui panggilan yang masuk ke smartphone milikmu.




  Untuk melakukannya, silakan tekan ##002# dan tekan tombol Call. Tunggu hingga proses MMI berjalan hingga selesai.

  Mudah banget, kan? Nggak perlu minta tolong operator atau pihak tertentu untuk mengetahui apakah handphone kamu disadap atau tidak.
Jadi, yuk cek smartphone kamu! Siapa tahu ada yang menyadapmu diam-diam.
Semoga bermanfaat yaa...

5 Aplikasi GPS Tanpa Internet (Offline) Terbaik

  Aplikasi GPS adalah salah satu aplikasi yang cukup penting dimiliki setiap smartphone. Dengan aplikasi GPS ini, tentu kamu tidak perlu takut tidak tahu arah saat menuju tempat tertentu.
  
  Meski begitu aplikasi GPS saat ini kebanyakan hanya bisa digunakan secara online alias terhubung ke internet. Untuk kamu yang tidak punya koneksi internet tentu akan cukup menyulitkan.

  Untuk mengatasi masalah tersebut, kali ini JalanTikus akan merekomendasikan beberapa aplikasi GPS offline terbaik yang bisa kamu coba.



  Menggunakan salah satu aplikasi GPS offline ini tentu akan membantumu saat bepergian ke tempat yang tidak memiliki koneksi internet, seperti di tempat terpencil, desa-desa, hingga di gunung.

Apa saja aplikasi GPS tanpa internet terbaik saat ini? Berikut ulasan lengkapnya :

1. Google Maps


  Maps buatan Google adalah salah satu aplikasi terbaik untuk dijadikan penunjuk arah kemanapun kamu pergi. Google Maps menyediakan fitur Offline Mode. Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengetahui arah tanpa harus terhubung ke internet.

2. MapFactor GPS Navigation Maps

 Aplikasi GPS offline gratis selanjutnya adalah MapFactor GPS Navigation Maps. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk men-download dan menyimpan peta suatu daerah. Jika sudah, secara otomatis kamu bisa mengakses peta tersebut tanpa koneksi internet.

3. Sygic


  Selanjutnya adalah Sygic: GPS Navigation & Maps. Aplikasi peta offline buatan Sygic ini cocok untuk kamu yang hobi bepergian ke mana saja. Aplikasi ini menyimpan beragam peta dari berbagai wilayah di dunia yang bisa kamu download secara gratis. Dengan begitu kamu bisa menggunakannya tanpa koneksi internet.

4. Karta GPS - Offline Navigation


 Selanjutnya adalah Karta GPS - Offline Navigation. Aplikasi buatan Karta Software Techologies ini juga memungkinkan kamu untuk mengetahui arah tanpa koneksi internet. Berbagai peta wilayah di dunia bisa di-download gratis di sini.

5. Offline Maps & Navigation


 Terakhir adalah Offline Maps & Navigation. Aplikasi yang dibuat oleh Navigation. ini memiliki beragam fitur menarik selain penunjuk arah secara offline, seperti: multi-language, gps, speed limit, 3d buildings dan masih banyak lagi. 
Semoga bermanfaat...

 

Senin, 30 Januari 2017

Cara Menambahkan Soft Button di Android Tanpa Root


  Inovasi Smartphone Android memang tidak akan pernah ada matinya. Meski ponsel kamu itu bukan smartphone baru, tapi masih banyak hal yang bisa kamu lakukan. Salah satunya menambah soft button tanpa harus melakukan root sebelumnya.

 Sebelum melakukannya, kamu wajib menjalani beberapa tahap pada smartphone Android kamu. Nah, maka dari itu perhatikan baik-baik ya langkah-langkahnya di bawah ini :

  •  Kemudian, setelah berhasil terinstal, maka aktifkan Android Permission.

  •  Selanjutnya, buka aplikasi tersebut. Nyalakan opsi Active pada tab Floating Button.


  •  Aktifkan opsi soft button yang ingin kamu pakai di smartphone Android. Lalu, kamu bisa mengaturnya dalam bentuk vertikal atau horizontal dan menempatkannya sesuai keinginan.











Cara Mengubah Fungsi Tombol Volume Menjadi Power di HP Android


  Saat kamu menggunakan tombol power untuk menyalakan layar HP Android, satu kali, dua kali, hingga ratusan kali, mungkin masih berfungsi dengan baik. Akan tetapi suatu waktu tombol power tersebut akan mengalami penurunan kinerja. Lebih sulit untuk ditekan, lebih lambat merespon, dan bahkan tak berfungsi sama sekali. Beruntung bila HP Android kamu memiliki tombol home fisik, atau mempunyai fitur khusus seperti tap dua kali untuk menghidupkan layar, sehingga tombol power dapat lebih awet.

  Masalahnya adalah bagaimana bila ponsel Android kamu tidak memiliki tombol home atau fitur tap layar tersebut? Tenang, kamu masih bisa menggukan tombol fisik volume yang sudah pasti dimiliki setiap HP android (+ dan - ). Lalu bagaimana cara menggunakan tombol volume untuk menyalakan layar Android?
  •  Pertama kamu harus mendownload aplikasi “Power Button To Volume Button”.

  •  Buka aplikasi tersebut, kemudian Enable dan ceklis Boot dan Screen Off seperti gambar dibawah.
  •  Setelah kamu menekan pada bagian Screen Off, kamu akan diminta untuk meminta izin Administrator. Tekan saja aktifkan.

  •  Sekarang kamu bisa mematikan layar (lewat status bar, lihat gambar dibawah) dan menghidupkan layar dengan Tombol Volume.











Hati-hati Pakai Laptop Di Atas Kasur!

 Laptop merupakan sebuah sistem komputer yang portabel. Dengan memakai laptop, kita bisa berpindah-pindah lokasi untuk menggunakan sistem komputer ini. Mulai dari rumah ke kantor, lalu ke kafe, kita bisa bersama terus dengan laptop kita.

 Meski bisa dibawa pindah-pindah ke banyak tempat, rupanya ada beberapa tempat yang tidak bisa kita pakai untuk menaruh laptop. Salah satunya adalah di atas kasur. Penasaran alasannya?

1. Membuat Sirkulasi Panas Laptop Tidak Lancar



  Alasan yang pertama adalah sirkulasi panas laptop tidak lancar saat di atas kasur. Banyak model laptop mempergunakan bagian bawah laptop sebagai intake untuk ventilasi udara. Karena permukaan kasur yang tidak rata kerap kali menutup lubang ventilasi udara tersebut.

  Akibatnya memang laptop kamu tidak akan langsung rusak begitu saja. Tapi hal ini dapat dipastikan akan membuat laptop kamu cepat rusak. Penyebabnya sudah jelas, yaitu karena panas berlebih.


2. Membuat Hard Disk Terguncang




  Alasan selanjutnya adalah karena membuat hard disk berguncang. Hard disk cara kerja dasarnya adalah sebuah piringan seperti CD atau DVD yang berputar dengan sangat cepat. Karena permukaan kasur yang empuk, hal ini akan sering membuat laptop berguncang.

  Dengan begitu, tentu akan membuat hard disk kamu juga ikut berguncang. Karena guncangan hard disk, besar kemungkinan piringan hard disk kamu menjadi tidak stabil dan lecet. Akibatnya hard disk kamu akan menjadi cepat rusak, bahkan rusak total.


3. Papan Ketik Laptop Menjadi Tidak Nyaman (Opsional)

 Alasan terakhir adalah kamu tidak akan bisa melakukan pengetikan secara maksimal. Pada dasarnya memang sebuah laptop didesain untuk digunakan dalam posisi duduk seperti sebuah komputer pada umumnya.

 Selain karena alasan posisi pengetikan kamu yang sambil tiduran, juga karena permukaan kasur yang empukmembuat keyboard laptop berguncang. Dengan demikian, akan membuat kamu sulit berkoordinasi dengan tiap tombolnya.



Solusi Apabila Terpaksa Harus Pakai Laptop Di Atas Kasur

  
Apabila ada suatu kondisi yang memaksa kamu untuk memakai laptop di atas kasur, kamu bisa memakai meja kecil portabel. Dengan memakai alat tersebut, kamu bisa mengatasi kemungkinan nomor 1.


  Untuk mengatasi kemungkinan nomor 2, kamu bisa mengganti hard disk kamu dengan SSD. Memiliki fungsi yang pada dasarnya sama, namun SSD sudah tidak mempergunakan sistem piringan berputar lagi. SSD sudah menggunakan flash memory yang anti getaran.

 Meski memakai meja kecil portabel dan SSD, ini tidak akan mengatasi masalah nomor 3. Karena dudukan meja kecil portabel akan tetap berada di atas kasur dan mengguncang keyboard laptop. Satu-satunya cara adalah dengan mengusahakan agar kamu tidak banyak bergerak.

 Nah, itulah barusan alasan mengapa kamu sebaiknya tidak memakai laptop di atas kasur. Semoga bermanfaat yaa kawan:)