Selasa, 28 Februari 2017

5 Aplikasi GPS Tanpa Internet (Offline) Terbaik

  Aplikasi GPS adalah salah satu aplikasi yang cukup penting dimiliki setiap smartphone. Dengan aplikasi GPS ini, tentu kamu tidak perlu takut tidak tahu arah saat menuju tempat tertentu.
  
  Meski begitu aplikasi GPS saat ini kebanyakan hanya bisa digunakan secara online alias terhubung ke internet. Untuk kamu yang tidak punya koneksi internet tentu akan cukup menyulitkan.

  Untuk mengatasi masalah tersebut, kali ini JalanTikus akan merekomendasikan beberapa aplikasi GPS offline terbaik yang bisa kamu coba.



  Menggunakan salah satu aplikasi GPS offline ini tentu akan membantumu saat bepergian ke tempat yang tidak memiliki koneksi internet, seperti di tempat terpencil, desa-desa, hingga di gunung.

Apa saja aplikasi GPS tanpa internet terbaik saat ini? Berikut ulasan lengkapnya :

1. Google Maps


  Maps buatan Google adalah salah satu aplikasi terbaik untuk dijadikan penunjuk arah kemanapun kamu pergi. Google Maps menyediakan fitur Offline Mode. Fitur ini memungkinkan kamu untuk mengetahui arah tanpa harus terhubung ke internet.

2. MapFactor GPS Navigation Maps

 Aplikasi GPS offline gratis selanjutnya adalah MapFactor GPS Navigation Maps. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk men-download dan menyimpan peta suatu daerah. Jika sudah, secara otomatis kamu bisa mengakses peta tersebut tanpa koneksi internet.

3. Sygic


  Selanjutnya adalah Sygic: GPS Navigation & Maps. Aplikasi peta offline buatan Sygic ini cocok untuk kamu yang hobi bepergian ke mana saja. Aplikasi ini menyimpan beragam peta dari berbagai wilayah di dunia yang bisa kamu download secara gratis. Dengan begitu kamu bisa menggunakannya tanpa koneksi internet.

4. Karta GPS - Offline Navigation


 Selanjutnya adalah Karta GPS - Offline Navigation. Aplikasi buatan Karta Software Techologies ini juga memungkinkan kamu untuk mengetahui arah tanpa koneksi internet. Berbagai peta wilayah di dunia bisa di-download gratis di sini.

5. Offline Maps & Navigation


 Terakhir adalah Offline Maps & Navigation. Aplikasi yang dibuat oleh Navigation. ini memiliki beragam fitur menarik selain penunjuk arah secara offline, seperti: multi-language, gps, speed limit, 3d buildings dan masih banyak lagi. 
Semoga bermanfaat...

 

Senin, 30 Januari 2017

Cara Menambahkan Soft Button di Android Tanpa Root


  Inovasi Smartphone Android memang tidak akan pernah ada matinya. Meski ponsel kamu itu bukan smartphone baru, tapi masih banyak hal yang bisa kamu lakukan. Salah satunya menambah soft button tanpa harus melakukan root sebelumnya.

 Sebelum melakukannya, kamu wajib menjalani beberapa tahap pada smartphone Android kamu. Nah, maka dari itu perhatikan baik-baik ya langkah-langkahnya di bawah ini :

  •  Kemudian, setelah berhasil terinstal, maka aktifkan Android Permission.

  •  Selanjutnya, buka aplikasi tersebut. Nyalakan opsi Active pada tab Floating Button.


  •  Aktifkan opsi soft button yang ingin kamu pakai di smartphone Android. Lalu, kamu bisa mengaturnya dalam bentuk vertikal atau horizontal dan menempatkannya sesuai keinginan.











Cara Mengubah Fungsi Tombol Volume Menjadi Power di HP Android


  Saat kamu menggunakan tombol power untuk menyalakan layar HP Android, satu kali, dua kali, hingga ratusan kali, mungkin masih berfungsi dengan baik. Akan tetapi suatu waktu tombol power tersebut akan mengalami penurunan kinerja. Lebih sulit untuk ditekan, lebih lambat merespon, dan bahkan tak berfungsi sama sekali. Beruntung bila HP Android kamu memiliki tombol home fisik, atau mempunyai fitur khusus seperti tap dua kali untuk menghidupkan layar, sehingga tombol power dapat lebih awet.

  Masalahnya adalah bagaimana bila ponsel Android kamu tidak memiliki tombol home atau fitur tap layar tersebut? Tenang, kamu masih bisa menggukan tombol fisik volume yang sudah pasti dimiliki setiap HP android (+ dan - ). Lalu bagaimana cara menggunakan tombol volume untuk menyalakan layar Android?
  •  Pertama kamu harus mendownload aplikasi “Power Button To Volume Button”.

  •  Buka aplikasi tersebut, kemudian Enable dan ceklis Boot dan Screen Off seperti gambar dibawah.
  •  Setelah kamu menekan pada bagian Screen Off, kamu akan diminta untuk meminta izin Administrator. Tekan saja aktifkan.

  •  Sekarang kamu bisa mematikan layar (lewat status bar, lihat gambar dibawah) dan menghidupkan layar dengan Tombol Volume.











Hati-hati Pakai Laptop Di Atas Kasur!

 Laptop merupakan sebuah sistem komputer yang portabel. Dengan memakai laptop, kita bisa berpindah-pindah lokasi untuk menggunakan sistem komputer ini. Mulai dari rumah ke kantor, lalu ke kafe, kita bisa bersama terus dengan laptop kita.

 Meski bisa dibawa pindah-pindah ke banyak tempat, rupanya ada beberapa tempat yang tidak bisa kita pakai untuk menaruh laptop. Salah satunya adalah di atas kasur. Penasaran alasannya?

1. Membuat Sirkulasi Panas Laptop Tidak Lancar



  Alasan yang pertama adalah sirkulasi panas laptop tidak lancar saat di atas kasur. Banyak model laptop mempergunakan bagian bawah laptop sebagai intake untuk ventilasi udara. Karena permukaan kasur yang tidak rata kerap kali menutup lubang ventilasi udara tersebut.

  Akibatnya memang laptop kamu tidak akan langsung rusak begitu saja. Tapi hal ini dapat dipastikan akan membuat laptop kamu cepat rusak. Penyebabnya sudah jelas, yaitu karena panas berlebih.


2. Membuat Hard Disk Terguncang




  Alasan selanjutnya adalah karena membuat hard disk berguncang. Hard disk cara kerja dasarnya adalah sebuah piringan seperti CD atau DVD yang berputar dengan sangat cepat. Karena permukaan kasur yang empuk, hal ini akan sering membuat laptop berguncang.

  Dengan begitu, tentu akan membuat hard disk kamu juga ikut berguncang. Karena guncangan hard disk, besar kemungkinan piringan hard disk kamu menjadi tidak stabil dan lecet. Akibatnya hard disk kamu akan menjadi cepat rusak, bahkan rusak total.


3. Papan Ketik Laptop Menjadi Tidak Nyaman (Opsional)

 Alasan terakhir adalah kamu tidak akan bisa melakukan pengetikan secara maksimal. Pada dasarnya memang sebuah laptop didesain untuk digunakan dalam posisi duduk seperti sebuah komputer pada umumnya.

 Selain karena alasan posisi pengetikan kamu yang sambil tiduran, juga karena permukaan kasur yang empukmembuat keyboard laptop berguncang. Dengan demikian, akan membuat kamu sulit berkoordinasi dengan tiap tombolnya.



Solusi Apabila Terpaksa Harus Pakai Laptop Di Atas Kasur

  
Apabila ada suatu kondisi yang memaksa kamu untuk memakai laptop di atas kasur, kamu bisa memakai meja kecil portabel. Dengan memakai alat tersebut, kamu bisa mengatasi kemungkinan nomor 1.


  Untuk mengatasi kemungkinan nomor 2, kamu bisa mengganti hard disk kamu dengan SSD. Memiliki fungsi yang pada dasarnya sama, namun SSD sudah tidak mempergunakan sistem piringan berputar lagi. SSD sudah menggunakan flash memory yang anti getaran.

 Meski memakai meja kecil portabel dan SSD, ini tidak akan mengatasi masalah nomor 3. Karena dudukan meja kecil portabel akan tetap berada di atas kasur dan mengguncang keyboard laptop. Satu-satunya cara adalah dengan mengusahakan agar kamu tidak banyak bergerak.

 Nah, itulah barusan alasan mengapa kamu sebaiknya tidak memakai laptop di atas kasur. Semoga bermanfaat yaa kawan:)

 

 





Cara mengetahui Jenis Font di Iklan atau Aplikasi

1. Siapkan gambar apa yang kira-kira ingin kamu ketahui jenis fontnya. Contoh logo Google.



2. Kunjungi situs online tool WhatTheFont.

3.  Pilih gambar yang sudah kamu siapkan dengan mengklik "Choose File". Lalu lanjutkan dengan mengklik "Continue".


4. WhatTheFont akan melakukan analisa terhadap gambar yang telah kamu upload. Pastikan analisa yang dilakukan oleh alat ini benar. Jika sudah, lanjutkan dengan mengklik "Continue".



 5. Dan inilah hasilnya. WhatTheFont akan memberikan kamu banyak pilihan jenis font yang mirip dengan gambar yang sudah kamu upload.




Alternatif Apabila Bukan Gambar

 Apabila yang ingin kamu cek bukan gambar melainkan tulisan. Kamu hanya perlu mengganti langkah proses yang nomor 1. Yaitu dengan mempergunakan Snipping Tools untuk menjadikan tulisan yang akan kamu cek menjadi sebuah gambar.





Nah, itulah tips mengetahui Jenis Font. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba:)


5 Rahasia Untuk Jadi Fotografer Handal Dengan Smartphone

 Bukan hanya sekedar jadi alat komunikasi, smartphone juga sudah dijadikan senjata fotografi andalan. Maka tak heran jika semakin banyak smartphone canggih yang dibekali teknologi kamera terbaru.

 Kamu suka mengambil foto dengan smartphone? Tentu tahu bahwa megapiksel di smartphone bukanlah penentu hasil foto yang bagus. Masih banyak aspek lain yang harus diperhatikan untuk jadi fotografer profesional dengan bermodal smartphone.

 Lantas apa saja yang bisa membantu kita untuk jadi fotografer profesional bermodal smartphone?

1. Bawa Smartphone ke Mana Saja

  Kesempatan yang sama tidak akan terjadi dua kali. Begitu juga dengan momen menarik dalam kehidupan sehari-hari. Makanya, bawa selalu smartphone dengan kamera terbaikmu setiap kali pergi ke mana-mana.



 
 Biar nggak jadi beban di saku celana, punya smartphone dengan desain ringan sangat direkomendasikan. Akan lebih baik jika smartphone kamera andalanmu ini memiliki bodi metal yang kuat.


2. Terus Foto Apa Pun Sebanyak-banyaknya



 Seorang fotografer profesional selalu mengambil banyak foto dari berbagai angle. Nanti tinggal dipilih. Makanya, punya smartphone dengan kamera terbaik yang dibekali dukungan memori eksternal itu harus banget agar kamu leluasa dalam mengambil dan memilih foto terbaik.


3. Memaksimalkan Fitur Kamera Smartphone

 Untuk menghasilkan foto terbaik layaknya fotografer profesional menggunakan smartphone, coba maksimalkan fitur kamera di smartphone. Jadi kamu bisa mengatur kamera smartphone ini semaksimal mungkin untuk hasilkan foto yang keren.


 4. Edit Foto 

  Mengedit foto itu wajib dilakukan untuk memberikan sentuhan lain agar hasil fotomu semakin keren. Di dalam aplikasi kamera yang sudah dilengkapi Built In Photo Editor yang bisa kamu manfaatkan untuk mempercantik hasil fotomu. Namun jika kurang, kamu bisa download beraam aplikasi edit foto terbaik  di Google Play Store.



 5. Eksis di Media Sosial




 Setelah menghasilkan foto atau video yang keren, buktikan eksistensimu lewat media sosial. Bagikan setiap hasil foto kerenmu ke Instagram, Facebook, atau Twitter. Dan videomu bagikan ke YouTube.
Selamat mencoba yaa kawan:)

Tips Mengamankan Akun Sosial Media

1. Jangan Sembarangan Konek Wifi

 Terhubungan dengan jaringan WiFi memang jadi cara tepat untuk hemat kuota. Tapi, tidak semua koneksi WiFi itu aman. Salah-salah, malah isi percakapan dan data penting di smartphone kamu bisa dicuri hacker! Jadi, jangan asal konek WiFi di tempat umum ya.


2. Buat Password Minimal 12 Karakter
  
  Menurut OurMine Team, password Mark Zuckerberg untuk beberapa akun sosial medianya adalah "dadada". Ini menunjukan bahwa sekelas CEO Facebook pun masih menggunakan password yang mudah untuk diretas. Apa kamu juga menggunakan password ringan seperti itu?


Karakter Password
 Luangkan waktu untuk membuat pasword yang panjang agar kuat. Buatlah password minimal 12 karakter. Oh iya, kamu bisa baca daftar password yang paling sering dipakai dengan mencari "1000 Password Paling 'Pasaran' di 2016" untuk jadi patokan agar tidak menggunakannya sebagai password akun sosial mediamu.

3. Gunakan Kombinasi Karakter Khusus.

  Selain hanya 6 karakter huruf, password "dadada" yang digunakan oleh akun Twitter lama Mark Zuckerberg mudah di-hack karena tidak diselingi karakter khusus. Tanpa adanya karakter khusus di password sosial media kamu, hacker bisa menggunakan cara "Dictionary Attack" atau menggunakan kata-kata di kamus untuk meretas password milikmu.


 Bisa juuga gunakan kombinasi huruf upper case dan lower case, angka, dan karakter khusus seperti @, %, ^, &, atau ***** untuk membuat password yang kuat dan anti hacker

4. Beda Akun, Beda Password




 Jangan gunakan password yang sama untuk beberapa akun sosial media kamu. Satu akun sosial media atau email, satu password khusus.

5. Jangan Gunakan Nama dan Tanggal Lahir sebagai Password

  Sangat disarankan tidak menyimpan tanggal lahir lengkap di Facebook atau akun sosial media kamu, lalu menggunakannya sebagai password. Karena ini tentu akan memudahkan hacker meretas akun sosial media milikmu. Plus, jangan pernah gunakan nama pasangan atau nama siapapun sebagai password. Jangan!

 6. Gunakan Password Manager

  Bagi kebanyakan orang, menggunakan password yang sama untuk berbagai sosial media itu tujuannya agar mudah diingat. Jika memang kamu adalah pengguna yang mudah lupa jika harus mengingat banyak password, coba gunakan bantuan aplikasi password manager seperti Dashlane atau Lastpass.

 
Aplikasi Dashlane dan Lastpass


 Dashlane, LastPass, dan aplikasi password manager lainnya akan memudahkan kamu dalam mengelola banyak password. Dengan bantuan Dashlane, setiap kali kamu hendak login sosial media, kamu gak perlu lagi ribet-ribet masukan password secara manual.


7. Selalu Hapus Cache

Hapus Cache

 Saat berada di depan laptop, chatting dan menggunakan media sosial lebih seru pake komputer bukan? Agar password akun sosial media dan aplikasi chatting kamu selalu aman, selalu hapus cache browser kamu setelah selesai menggunakannya. Karena banyak hacker yang memanfaatkan cache dan cookie browser untuk meretas akun sosial media pengguna browser. Semoga mencoba kawan:)